Satelit Indonesia - Perbedaan Menu Modern Dengan Classic Firmware K0S

Perbedaan Menu Modern Dengan Classic Firmware K0S

Satelit Indonesia update perbedaan firmware K0S antara Modern UI dengan Classic UI. Pengguna receiver satelit parabola K0S seperti Matrix Burger S2 | Mini, Tanaka T22 Jurasic, LGSat Infinite, Technosat T2000, Philsat Rooney, Getmecom Monthong dan masih banyak merek atau seri yang seidentik firmwarenya pasti mengenal 2 tampilan menu tersebut.

Beberapa pengguna K0S mungkin ada yang suka versi UI modern yang vertikal namun ada juga yang UI classic berbentuk box mendatar. Kedua versi menu tersebut kalau dilihat dari bentuk memang sangat berbeda. Coba kita lihat contoh dari masing masing bentuk menu sebagai berikut

tampilan menu classic ui firmware k0s

Menu Classic UI memakai posisi navigasi mendatar dimana tiap menu menggunakan icon besar dan jelas dengan animasi gerak keatas ke bawah saat terpilih. Pergerakannya memakai tombol navigasi kanan kiri di remote, dan bisa dibantu juga atas bawah.

Menu modern UI memakai posisi navigasi vertikal dimana tiap menu menggunakan icon kecil dan tipis dengan warna yang kurang mencolok, untuk animasi pergeseran mendatar saat terpilih. Tombol navigasipun yang digunakan hanya atas bawah, jadi memang harus urut saat ingin memilih menu.

tampilan menu modern ui firmware k0s

Coba perhatikan kedua bentuk menu di receiver firmware K0S tersebut. Untuk Classic UI seperti layar penuh dengan menu, berbeda dengan modern UI seperti banyak ruang kosong, sebenarnya jika pakai background dan bisa di custom dengan mudah Modern UI akan lebih menarik dibanding classic. Namun sampai saat ini belum ada yang bisa modifikasi selain boot logo, background radio ataupun font.

Perbedaan antara classic UI dengan modern UI sebenarnya tidak hanya terletak di menu saja namun memang, paling mencolok di menu. Namun perbedaan juga terjadi di bagian sub menu lain, coba saja misal buka di menu Peralatan, maka untuk Classic UI menggunakan background seperti gradient namun untuk modern tampil flat dan kayaknya hanya memakai warna bukan background image seperti di classic.

Dari kedua tampilan yang berbeda antara classic UI dengan Modern UI ini membawa dampak pada resource yang dibawa difirmware. Dari penjelasan diatas, jelas ukuran resource file modern UI lebih sedikit dibanding ukuran resource file classic UI, sehingga di modern UI banyak ruang kosong. Dan ruang kosong itulah yang dimanfaatkan sebagian pengoprek firmware untuk menambah ukuran boot logo. Jadi jangan heran jika tampilan boot logo lebih bening modern UI dibanding classic UI.

Masalahnya untuk kita yang ingin pindah antara classic UI dengan modern UI tidak semudah hanya memilih di menu, namun kita harus upgrade firmware, dan bagi sebagian orang upgrade firmware adalah pekerjaan yang menakutkan.

Untuk yang ingin mengubah firmware K0S modern ke classic UI ataupun sebaliknya pasti akan mengalami proses gagal karena memang untuk kodenya terkunci di bagian chip ID. Untuk itu kita harus membuka kuncinya dengan F112 . Jadi sebelum upgrade lakukan langkah langkah membuka kunci upgrade gagal di K0S sebagai berikut

  1. Masuk Menu
  2. Pilih menu Peralatan kemudian tekan OK di remote
  3. Pilih menu Informasi
  4. Tekan tombol merah diremote di ikuti angka 112
  5. Jika tampil F112 maka kunci sudah terbuka dan saatnya lakukan upgrade seperti biasanya.

Sampai disini kita sudah bisa membedakan antara modern UI dengan classic UI. Yang perlu diperhatikan, perbedaan ini tidak berlaku dibagian system, jadi hanya ditampilan saja. Maka dengan versi yang sama walaupun dengan tampilan berbeda kemampuan firmware sama saja. Jadi kalau ada yang mengatakan firmware dengan boot logo ini boot logo itu lebih cepat autoroll dll dimana versi firmware sama maka itu hanya hoax.

Perbedaan Menu Modern Dengan Classic Firmware K0S Komentar

Anonim

Anonim

EPG di MBS2 kok gak sinkron dengan waktu ya gan ?

11/02/17 05.37
Anonim

Anonim

Mas bikin tutorial cara ubah edit sw dengan hex editor, sehingga bisa jadi modernUI dan jadi ClassicUI atau sebaliknya. Miril config remote gitu

18/06/17 10.51
Bowo Ekowidodo Sragen

Terlalu banyak langkah, salah dikit langsung mati suri, tapi kalau mau nyoba silahkan, tinggal bandingkan perbedaan yang modern sama classic.

18/06/17 13.09