Satelit Indonesia - Receiver Bisskey Otomatis Autoroll Melalui Internet

Receiver Bisskey Otomatis Autoroll Melalui Internet

Satelit Indonesia update cara mencari biss key otomatis melalui receiver yang memiliki fitur autokey via internet. Belakangan marak beredar kabar bahwa ada receiver parabola yang bisa mencari biss key otomatis hanya dengan koneksi internet.

Kabar tersebut memang benar, beberapa merek dan versi receiver sudah menerapkan hal tersebut, dan di Indonesia sendiri bisa mengikuti perkembangan tersebut melalui modifikasi firmware sebelum sw resmi dari pengembang tersedia.

Untuk kali ini Satelit Indonesia sedikit menganalisa cara kerja receiver mencari biss key otomatis melalui Internet. Satelit Indonesia mencoba dengan keluarga K0S dan kebetulan memakai LGSat Infinite. Untuk receiver bisskey otomatis ini bisa 2 jalur yaitu secara otomatis jika receiver terhubung ke internet ataupun semi otomatis melalui QR Code.

Receiver Bisskey Otomatis Autoroll Melalui Internet

Untuk menganalisa cara receiver parabola mencari biss key otomatis ini, Satelit Indonesia akan menggunakan cara kedua yaitu semi otomatis menggunakan QR Code karena jika langsung otomatis dari receiver kita tidak tahu apa data yang dikirim dan di terima langsung terbuka saja channelnya. Disini yang diperlukan

  1. Receiver dengan firmware support biss key otomatis
  2. Handphone android yang terkoneksi ke internet dan sudah terinstall aplikasi DVBFinder
  3. Kamera handphone sebagai media scan QR Code.

Cara mencari biss key otomatis yang Satelit Indonesia lakukan adalah sebagai berikut.

  1. Menyalakan receiver dan mencari channel dengan acakan biss key, kebetulan memilih feed di Asiasat 5.
  2. Karena receiver tidak terkoneksi ke internet maka di layar monitor tampil QR Code
  3. Satelit Indonesia melalukan scan QR code tersebut dan didapatkan code seperti ini
    1. biss://ve=h264&c8=4741349cabd8ef1d040c15a75c89fb0fe341c4354f5f51f8fd2252d8e608b086bd2c661aa490064438dae632b7cd25cde7ddde67683291fa8eea9b58c22033570e6d7f0ffdfa341894e3418201fa2cec37082118aa0add86337764198aa2d07d6f9df4e91c918eb420662a37d537f28b5e6a49803f3ce29410f19007fdd2b6027e28af3ee488f27d01703187b21369d50f6671d630e713a5dfd58f9ca8f932eae17ea9fee3580fec5285fa225c5710be9c0212dfde7389d8ad65046a

    Dari sini kita sedikit tahu data yang dikirmkan DVBfinder ke server. Sepertinya codec video dan data crypt yang sudah di encrypt, kayaknya juga adalah text hexa sebanyak 189byte. Namun jika dibanding dengan crypt valid untuk CSA rainbow sangat berbeda yang hanya 8 byte.

    1. 41 69 F2 8F B6 9B C1 C2 #[E] PID:0134h
  4. Selanjutnya Satelit Indonesia mencoba memakai DVBfinder, dari sini didapatkan code untuk dimasukkan ke receiver.
    1. 31 8F E8 42 5B F1 CE B6

    Jika kita lihat, walaupun 8 byte ternyata ini bukan biss key yang sebenarnya. Berarti data ini encrypt juga dan setelah dimasukkan ke receiver maka receiver mendecrypt text tersebut menjadi biss key yang sebenarnya.

Apa yang bisa anda ambil dari proses yang Satelit Indonesia lakukan hingga channel bisa terbuka?

Bagi Satelit Indonesia ini merupakan proses yang biasa jika sudah sering terlibat dalam pembuatan web service, dimana client mengirim sesuatu ke server dan server merespon dengan menampilkan data yang diminta untuk di download client. Data yang dikirim di encrypt ini untuk melindungi akses key tanpa ijin.

Satelit Indonesia masih ingin tahu cara kerja server ini sebenarnya, namun dalam pemikiran Satelit Indonesia seperti sharing key. Setiap receiver terkoneksi ke server, mengirim data entah untuk request biss key ataupun mengirim biss key valid. Untuk yang memasukkan biss key valid maka akan mengirimkan data biss key tersebut dan server menyimpan data seperti codec , UA Biss key channel, dan biss key dalam database. Untuk receiver lain yang masih acak akan mengirim UA Biss key guna mencari data yang sama di server, jika di temukan maka akan menampilkan biss key.

Pertanyaannya, sampai kapan server akan bertahan, dimana server memerlukan resource yang tinggi apalagi semakin banyak yang menggunakan dan itu bisa berbarengan waktunya dimana kita hanya mengeluarkan dana di awal yang dibanding server tersebut tidak seberapa. Makanya silahkan dinikmati saja selagi ada tidak perlu banyak berdebat.

Receiver Bisskey Otomatis Autoroll Melalui Internet Komentar

Dwi Wiyanto

kira2 sampe brp lama ya, gan?

08/07/17 09.13
Djarot Suntoro

Racun baru teknologi

08/07/17 09.20
Bana Bale

Resiver apa sja yg sdh bsa menampilkan kode QR ini gan

08/07/17 10.04
Bowo Ekowidodo Sragen

Dwi Wiyanto : sampai ada yang update firmware nya :D

Bana Bale : banyak, silahkan baca baca postingan saya mengenai daftar receiver K0S , untuk versi ini.

08/07/17 10.20
Satria

Cara nampilin QR kodenya gimana?? , receiver yang tampilanya modern UI

08/07/17 12.28
Bernadus Hardiyanto

Sedikit beda dgn download softcam key. D mehd ya Min...

08/07/17 13.34
arzatun

nyari firmwarenya dimana gan, supaya bisa nampilin qr code?
saya pake matrix burger mini s2
terimakasih

08/07/17 18.28
Bana Bale

Cara agar layar monitor tampil QR itu gmana gan

08/07/17 22.42
Bowo Ekowidodo Sragen

Satria, Arzatun, Bana Bale itu pakai firmware khusus dan belum diupload.

Bernadus Hardiyanto, beda satu manual satu otomatis tapi ya masalah clinknya sama saja :v

10/07/17 11.35
echo coment

link dvbfindernya om..di bagi hehehe

10/07/17 20.07
Bernadus Hardiyanto

jadi itu kalau pkai QR CODE masih perlu input manual pakai remot ya kode bisskey-nya,...?

10/07/17 21.28
Kiran

Izin nymak min,,biar faham..

11/07/17 18.44
Davy Prasetya

Kalo tukang brutenya lagi turu ya tetap aja gelap :)

12/07/17 17.19
Suranto Ahmad

Rx ku lgsat infinity apa support. Caranya gmn supaya bs tampil kode QR

12/07/17 21.17
Bowo Ekowidodo Sragen

Echo Coment, di post selanjutnya,

Bernadus Hardiyanto, pura pura dalam perahu :p

Davy Prasetya, ndak masalah kan, yang penting bisa bantu walau cuman 1 key , dan gratis, terus kita juga belum tahu sistemnya gimana :D

Suranto Ahmad, support tingal upgrade ke firmware gsky v5

13/07/17 17.04