Satelit Indonesia - Cara Mengganti Font di Receiver Satelit Parabola

Cara Mengganti Font di Receiver Satelit Parabola

Satelit Indonesia update cara merubah font pada receiver parabola terkhusus chipset montage. Satelit Indonesia memilih chipset montage karena lebih gampang untuk melihat struktur firmwarenya dibanding chipset ALI ataupun Sun Plus.

Mungkin bagi anda pengguna receiver satelit parabola yang berOS linux sudah tidak asing lagi dengan mengubah font agar tulisan di receiver jadi berbeda. Namun Untuk pengguna receiver parabola close source pasti sangat asing dengan font selain arial.

Cara ganti font receiver parabola ini hanya diperuntukkan yang sudah pengalaman dalam oprek hexa firmware receiver dan tidak di rokemendasikan untuk anda yang awam apalagi tidak memiliki alat untuk flash chip SPI langsung, karena peluang mode on sangat tinggi.

Cara Membuka File LZMA Ekstrak Encode Decode File

Jadi untuk bisa melakukan cara mengganti font di receiver satelit parabola ini yang penting anda ada kemauan, kemampuan, bahan dan juga alat flashing. Untuk yang sudah merasa memenuhi syarat terutama bisa flashing chip SPI silahkan lanjutkan kalau tidak silahkan cermati dan semoga nantinya mau mencoba.

  1. Seperti biasa, siapkan hex editor terserah pakai aplikasi apapun, untuk Satelit Indonesia masih pakai HexEdit
  2. Buka firmware yang akan diganti font nya.
  3. Cari bagian resource firmware, biasanya di compress LZMA.
  4. Untuk mempermudah cari dengan file signature LZMA , 5D 00 00 80
  5. Biasanya bagian firmware yang di compress LZMA itu, demo, img, resource, kadang juga data.
  6. Dari posisi itu, resource ada di posisi 3 LZMA, klik di bagian awal hexa receiver, cari dengan keyword 5D 00 00 80, next pencarian sampai ketemu posisi ke 3
  7. Jika sudah ketemu, catat posisinya, kemudian cari file di bawahnya, biasanya logo. Cari pakai signature logo yang biasa dipakai.
  8. Kalau sudah ketemu, pilih semua sampai ke posisi signature LZMA resource yang di catat. Sebenarnya proses ini dapat di baca dibagian info NCRC namun kita akan bahas di suatu saat.
  9. Jika sudah terpilih copy dan buat file baru, kemudian di pastekan.
  10. Simpan file dengan nama terserah anda, misalnya resource

Sampai disini kita sudah memiliki file resource, yang didalamnya ada beberapa file yang memuat font, icon, bahasa, dan lain lain. Langkah selanjutnya kita akan bermain main dengan aplikasi LZMA. Jadi siapkan mental anda sebelum lanjut ke langkah berikutnya untuk mengganti font receiver sateli parabola.

  1. Lakukan ekstrack untuk membuka file LZMA resource tersebut caranya disini
  2. Jika file resource sudah terbuka, buka hasil decode file tersebut dengan HexEdit
  3. Cari file signature font 00 01 00 00 yang akan di ganti. Jika sudah ketemu, tinggal cari sampai dimana hexa file text ini. Untuk file font arial yang pernah Satelit Indonesia temukan 05 07 52 atau 322KB
  4. Jika sudah ketemu pilih semua dan ganti dengan hexa font penggantinya.
  5. Jika sudah, simpan file tersebut dan lakukan compress
  6. Buka file hasil compress LZMA, dan buka juga file firmware yang akan diganti fontnya
  7. Pilih semua section LZMA yang akan diganti dan gantikan dengan hexa file compressan baru firmware tersebut.
  8. Jika ukuran lebih rendah dari sebelumnya silahkan tambahkan FF sampai logo ke posisi sebelumnya. Namun jika lebih atau pun pingin ganti posisi silahkan edit di bagian info NCRC.

Itu tadi caranya mengganti font di firmware receiver satelit parabola. Kelihatan ribet tapi memang mumet, apalagi jika tidak sukses dalam proses compress dan reposisi maka bisa berakibat mode on ataupun mati suri. Jadi silahkan mau lanjut atau menyerah.

Cara Mengganti Font di Receiver Satelit Parabola Komentar

Anggit mandiraja

Siaaap ndaaan,,

14/12/16 12.31
Bernadus Hardiyanto

Lnjut sinao.... mumet gpp

23/03/17 23.47
Anonim

Anonim

Poin ke 7 saya kurang faham bos,bisa kasi tambahan penjelasan?

16/05/17 15.04
Bowo Ekowidodo Sragen

Silahkan masuk ke group Satelit Indonesia di facebook, disana ada filr PDF sekalian gambar petunjuknya.

16/05/17 15.41
Anonim

Anonim

saya tidak menemukan grupnya,tolong kirim linknya bos

16/05/17 15.49
Bowo Ekowidodo Sragen

Masuk ke fanspage Satelit Indonesia disana ada link mengarah ke group yang jadi jaringan kita.

17/05/17 07.45
Kang Mas

Min..file lzma sudah ketemu 313kb..dan sudah saya extrak..pakai lzma..hasil extrak saya edit pakai hex edit..yang saya tanyakan disini..kode font awalan 00 01 00 00 itu di block semua sampai akhir hex edit..atau bagaimana min..?? Mohon penjelasannya..??

15/10/18 10.59
Kuki

Kuki

Sebelum ubah NCRC, langkah apa yang perlu dilakukan jika ukuran font lebih besar ?

04/02/19 09.01
Bowo Ekowidodo

Ujuran font lebih besar ya di edit font nya.

06/02/19 16.27
thony bayer

klo utk ganti font rx k5s apakah sama min???

15/02/19 03.14
Bowo Ekowidodo

Sama saja.

17/02/19 09.19
thony bayer

coba untuk k5s kq gak bisa min.. lzma diatas bootlogo lzma ke4.

18/02/19 10.54
Bowo Ekowidodo

K5S posisinya emang beda, cuman sama sama di resource. Pakai FlashEditor ID , 8C

19/02/19 11.45
thony bayer

utk file lzma antara KOS dengan K5S sama gak isinya gan??/

06/03/19 17.59
Bowo Ekowidodo

kalau isi jelas beda, kalau cara sama saja.

07/03/19 08.05
thony bayer

pantesan gan tk coba tuker lzma k5s ke kos mlh mata merah? klo format icon menunya apa ya gan??

08/03/19 03.40
Bowo Ekowidodo

Belum ada yang tahu, klo saya ndak ingin cari tahu, mending mainin guoxin daripada montage.

11/03/19 20.06