Satelit Indonesia - Cara Auto Upgrade SW Receiver Nex Parabola Kuning

Cara Auto Upgrade SW Receiver Nex Parabola Kuning

Satelit Indonesia update bagaimana cara auto upgrade receiver nex parabola kuning sendiri dengan mudah. Mungkin sudah banyak yang tahu bagaimana cara upgrade sw nex parabola kuning. Namun belum tentu ada yang tahu kalau menginginkan upgrade receiver nex parabola kuning itu secara auto yang beda dengan cara upgrade ota nex parabola kuning sebelumnya yang kita bahas.

Bagi pengguna generasi K0, K2, K3, K3 mungkin auto upgrade receiver sudah tidak asing lagi. Sering kali karena receiver hang, atau mau pindah firmware ke SW receiver lain menggunakan metode tersebut. Cara upgrade receiver tersebut biasanya menggunakan file auto burn fac. Jadi dengan mengubah nama firmware menjadi auto_burn.fac, saat flashdik di colok dan terdeteksi, proses upgrade dimulai.

Sama seperti proses auto_burn.fac ini, receiver nex parabola kuning juga dibekali fitur tersebut. Mungkin nanti ada yang ingin memanfaatkan fitur tersebut dan dengan mudah upgrade firmware. Untuk itu Satelit Indonesia akan memberikan tutorial bagaimana cara auto upgrade sw nex parabola kuning dengan mudah.

  • Download firmware Nex Parabola Kuning kalau belum punya backupan
  • Beri nama abv_auto.bin jangan yang lain.
  • Masukkan ke penyimpan seperti flashdisk, usahakan ukuran kecil saja dan kualitas bagus.
  • Colokkan flashdisk, jika sudah terdeteksi lihat bagian led panel.
  • Apabila proses berjalan, led panel akan berubah hingga FFF
  • Setelah itu matikan receiver Nex Parabola dan cabut flashdisk, jangan lupa buang file abv_auto.bin tersebut
  • Nyalakan receiver Nex Parabola kuning, kalau berjalan normal seperti harapan berarti proses sudah selesai

Begitu bagaimana cara auto upgrade nex parabola kuning sendiri dengan mudah. Diharapkan dengan adanya tutorial ini bisa membantu dan tidak ada lagi yang kebingungan. Namun kalau memang ada masalah dengan tutorial ini silahkan diskusikan di bagian komentar.

Cara Auto Upgrade SW Receiver Nex Parabola Kuning Komentar